Belajar dari Satwa : Lebah v.s. Lalat

lebah dan lalat

lebah dan lalat

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari mahluk hidup di sekitar kita. Cuma karena kita terlalu sibuk dengan berbagai rutinitas harian kita, sering kita tidak sempat memperhatikan hal-hal penting dari sekitar kita. Seringkali baru terpikir setelah ada orang lain yang memberitahu kita.

Mahluk hidup di sekitar kita sudah pasti diciptakan oleh Allah SWT tidak sia-sia, banyak manfaat langsung maupun tidak langsung yang bisa kita dapatkan. Bahkan dari mahluk yang menjijikkanpun bisa kita ambil banyak sekali manfaat dan pelajarannya.

Kalau kita perhatikan dua mahluk hidup ini, yaitu lebah dan lalat, keduanya sangat kontradiktif. Yang pertama Lebah: dia mahluk yang banyak memberi manfaat bagi kita manusia. Hidupnya fokus pada hal yang indah-indah, karena setiap hari dia selalu mencari bunga-bunga yang bermekaran, bunga-bunga warna-warna yang menghiasi alam ini. Saat hinggap di bunga dia mengambil madu, sekaligus membantu penyerbukan atau membantu proses reproduksi pohon yang dihinggapinya.

Karena dia selalu fokus pada yang indah-indah, maka yang dihasilkan adalah madu yang banyak memberi manfaat bagi mahluk hidup lainnya. Tidak hanya manusia lho yang mendapat manfaat, tapi juga hewan yang lain seperti beruang madu.

Berbeda dengan mahluk yang kedua, Lalat. Hidupnya selalu fokus pada benda-benda kotor, buah busuk, makanan basi, tempat sampah, kotoran hewan, dan semacamnya. Kemana-mana yang dibawa adalah bakteri yang siap menularkan penyakit.

Kalau ada makanan atau minuman yang bersih dihinggapi lalat, siap-siap terkontaminasi dengan bakteri yang dibawanya. Karena fokus pada yang kotor inilah maka yang dihasilkan oleh lalat adalah penyakit.

Pelajaran apa yang bisa diambil? Ya, sama seperti kita manusia, terutama pikiran kita. Kalau pikiran kita selalu fokus pada hal yang indah-indah seperti bunga-bunga di taman, indahnya bergaul dengan orang lain, indahnya berkeluarga, indahnya mencari nafkah yang barokah, dan memikirkan kebaikan-kebaikan orang lain, maka InsyaAllah yang akan dipetik juga kemanfaatan hidup. Hidup yang tenang, hidup yang bahagia, hidup yang penuh berkah.

Begitupun sebaliknya, kalau pikiran selalu dipenuhi dan fokus dengan yang kotor-kotor, fokus dengan hidup yang sulit, hidup yang susah, memikirkan kejelekan-kejelekan orang lain, dan dipenuhi pikiran negatif, maka bener saja hidup akan terus sulit dan nelangsa. Paling tidak energi tubuh akan terkuras untuk hal-hal yang negatif yang terus dipikirkannya. Efek lebih lanjut bisa jadi akan mudah jatuh sakit. Sudah banyak koq yang membahas tentang pengaruh pikiran negatif terhadap kesehatan tubuh.

Jadi, ayuk mulai bersih-bersih pikiran. Cepat-cepat ganti dengan pikiran positif agar hidup menjadi penuh warna, penuh keajaiban, dan kebahagiaan.

Semoga.

Wassalam
Fuad Muftie

One Response to “Belajar dari Satwa : Lebah v.s. Lalat”
  1. Zelfisyahri says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*